Bagaimana cara menentukan pelarut dan terlarut dalam campuran ?
Jawaban
- Cara pertama, menghitung jumlah molekul atau mol zat-zat yang ada dalam campuran.
Pelarut : jumlah molekul atau mol zat lebih banyak daripada zat terlarut. - Umumnya, pelarut : titik didihnya jauh lebih rendah dari zat terlarut sehingga ketika dipanaskan terus menerus (kenaikan suhu), maka ketika dipanaskan, pelarut akan habis menguap terlebih dahulu dan menyisakan zat terlarut (tapi dihitung lagi kira-kira banyak yang menguap atau tersisa).
Penjelasan
- Pelarut : bagian dari campuran yang jumlah paling banyak dan umumnya berupa cairan.
∴ Pelarut terhalogenasi (ada kandungan hidrogen)
∴ Pelarut hidrokarbon (melarutkan senyawa hidrogen dan karbon yang terikat menjadi suatu senyawa)
∴ Pelarut teroksigenasi (ini untuk melarutkan H,C, dan O dalam struktur/bentuk kimianya)
- Contoh pelarut : etanol, air, aseton, toluen, dan lain-lain
- Zat terlarut : bagian dari campuran yang terlarut dengan jumlah lebih sedikit dari pelarut dan bisa berupa padatan/cairan/gas.
- Contoh zat terlarut : gula, NaCl, gas oksigen, Argon, dan lain-lain.
Pelajari Lebih Lanjut
- Soal Serupa : brainly.co.id/tugas/27700060
#KIMIA_ITU_ASYIK #Belajar_Bersama_Brainly
[answer.2.content]